Sekarang saya akan membahas tentang statement kondisi dalam bahasa C. Degan mengetahui perbedaan-perbedaan dari jenis-jenis statement kondisi tersebut diharapkan sobat bisa dengan mudah mengerti aka fungsi dari statement kondisi itu sendiri. Langsung saja ya,untuk menampilkan hasil maka menggunakan prototype yang berada di file judul stdio.h. Menampilkan dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu :
1. Tidak terformat
Putchar()= menghasilkan nilai karakter tidak terformat
Puts()= menampilkan nilai string tidak terformat.
Contoh:
#include
Main()
{
Char C,S[11]=�ini string�;
C=�A�;
Putchar(C);
Puts(S);
}
2. Terformat
Printf()= menampilkan hasil yang diatur formatnya.
Sintak : printf(�control string�,argumen list);
Contoh : printf(�%d+%d=%d\n�,A,B,C);
Dalam fungsi print() mengenal kode format yang digunakan untuk memformat hasil akhir yang akan ditampilkan.
Tabel Kode-kode format untuk fungsi printf()
Kode Format
Kegunaan
%c = Menampilkan sebuah karakter
%s = Menampilkan nilai string
%d,%i = Menampilkan nilai desimal interger
%u = Menampilkan nilai decimal interger tak bertanda
%x = Menampilkan nilai heksadesimal interger
%o = Menampilkan nilai octal interger
%f = Menampilkan nilai pecahan
%e = Menampilkan nilai pecahan dalam notasi saintifik
%g = Sebagai pengganti %f dan %e
%p = Menampilkan suatu alamat memori untuk pointer
A. 1. Membersihkan layar
Bahasa C menyediakan fungsi untuk menghapus layar,fungsi clrscr() prototype dari fungsi ini terdapat di file judul conio.h
Contoh :
#include
#include
Main()
{
Clrscr;
Printf(�layar ini sudah bersih�);
}
A. 2. Meletakan kursor di posisi layar tertentu
Fungsi untuk meletakan kursor di posisi tertentu adalah dengan menggunakan fungsi gotoxy(). Prototype dari fungsi ini ada di file judul conio.h
Contoh :
#include
#include
Main()
{
Clrscr();
gotoxy(20,5);printf(�selamat mencoba�);
gotoxy(20,6);printf(�program C�);
}
B. Memasukan Data
Memasukan data dari keyboard ada 2 macam,yaitu :
1. Tidak terformat
getche() = memasukan data tanpa argumen, langsung memberikan hasilnya
getchar() = tanpa argumen,langsung memberikan hasil,dan harus menekan enter
gecth() = tanpa argumen,langsung memberikan hasil, tidak diakhiri enter
gets() = menggunakan argumen variable string yang akan menerima data
2. Terformat
Scanf() = memasukan data terformat
Sintak : scanf(�format tipe data�,&nama variable);
Contoh :
Scanf(�%d�,&A);
Scanf(�%d�,&B);
Pada fungsi scanf(), yang ditulis dalam tanda petik dua adalah kode format, sedang di luar tanda petik dua adalah variable yang akan digunakan.
Fungsi scanf(), nama variablenya harus diawali operator pointer &. (tidak berlaku untuk variable string).
Fungsi scanf() biasanya digunakan bersama-sama dengan fungsi printf(), sebagai berikut :
Printf(�masukan nilai A�);scanf(�%d�,&A);
Printf(�masukan nilai B�);scanf(�%d�,&B);
C. Statement
Statement adalah suatu bentuk instruksi atau perintah pada program komputer. Pada bahasa C, statement dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
1. Statement kosong, adalah statement yang hanya terdiri dari pengakhir titik koma saja. Sehingga tidak ada pernyataan apapun.
2. Statement ungkapan, merupakan statement yang dibentuk dari suatu ungkapan yang diakhiri dengan titik koma.
Contoh :
Fahrenheit = celcius*1.8+32;
C=A/P;
Scanf(�%f�,&A);
3. Statement kendali, merupakan statement yang berfungsi untuk mengendalikan proses dari program, yaitu:
1.1 Penyeleksi kondisi
a. Statement if tunggal
Sintak:
If(kondisi) statemen;
Contoh:
#include
Main()
{
Int jumlahAnak;
Float gajikotor,tunjangan,persentunjangan=0.2;
Printf(�gaji kotor= �);scanf(�%f�,&gajikotor);
Printf(�jumlah anak= �);scanf(�%d�,&jumlahAnak);
If (jumlahAnak>2)persentunjangan=0.3;
Tunjangan=persentunjangan*gajikotor;
Printf(�\n besarnya tunjangan= Rp. %10.2f\n�,tunjangan);
}






0 komentar:
Posting Komentar
Komentar sobat sangat bermanfaat untuk perkembangan blog ini. Jangan lupa adab berkomentar, dan jangan buang waktu untuk spam. Artikel diatas boleh di Copy Paste... (Cantumkan Sumbernya), Terima Kasih!!!